
Badung-Nerabalinews. Com: Pengelola bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memberikan edukasi kepada para siswa SD di seputar bandara terkait kebiasaan para siswa bermain Layang-layang di seputar bandara.
Edukasi dengan perserta siswa dan siswi SD Negeri 04 Tuban, Badung, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai aturan larangan bermain layang-layang di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) sekitar bandara. Sebanyak 84 siswa dan siswi SD Negeri 04 Tuban diajak memahami pentingnya menjaga ruang udara tetap aman serta peran masyarakat dalam mendukung operasional penerbangan dengan mengutamakan keselamatan.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengatakan pentingnya menanamkan budaya keselamatan sejak usia dini sekaligus memperkenalkan berbagai profesi yang berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Kami berharap edukasi ini dapat membangun kesadaran anak-anak sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pemahaman mengenai keselamatan penerbangan, termasuk risiko bermain layang-layang di sekitar bandara, merupakan tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini”. Katanya pada Kamis (23/7/2026) .
Selaian memberikan edukasi tentang bahaya bermain Layang layang yang mengganggu keselamatan penerbangan pihak bandara juga memberikan edukasi tentang
tugas dan fasilitas personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) kepada 28 siswa dan siswi SD Negeri 03 Tuban, Badung. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan tanggung jawab petugas ARFF, peralatan penyelamatan yang digunakan, serta simulasi sederhana yang memberikan gambaran mengenai upaya penanganan keadaan darurat di lingkungan bandara.
